Ini 10 Raja Kpop Versi Kingchoice Oktober 2021


Situs polling populer KingChoice membuka kembali jajak pendapat untuk fans KPop. Dalam voting tersebut, penggemar dipersilahkan memilih idol sebagai “Raja KPop”.

Sebagaimana berita kpop dikutip dari laman Koreaboo pada Minggu (31/10/2021), ada lebih dari 17 juta suara dari penggemar K-pop selama bulan Oktober lalu sudah diterima oleh “King Choice” selaku situs polling K-Pop terbesar. Setidaknya ada 27 idol KPop pria yang terpilih sebagai “King of K-pop”. 

Namun, inilah 10 nama yang teratas : 

1. Jimin BTS

Jimin merupakan penari utama dan juga vokalis utama BTS. Jimin lahir pada 13 Oktober 1995, dan saat ini berusia 26 tahun. Jimin BTS berhasil menduduki posisi pertama dengan perolehan 5,5 juta suara. 

2. Eunwoo ASTRO

Eunwoo merupakan vokalis, visual, serta wajah dari grup ASTRO. Eunwoo lahir pada 30 Maret 1997, dan saat ini usianya 24 tahun. Eunwoo berhasil memperoleh 4,8 juta suara dalam voting tersebut. 

3. Jungkook BTS

Jungkook merupakan vokalis utama, penari utama, sub-rapper, center, dan juga maknae BTS. Jungkook lahir pada 1 September 1997 dan saat ini umurnya 24 tahun. Jungkook BTS memperoleh 3,5 juta suara dalam jajak pendapat. 

4. Yunho TVXQ

Yunho merupakan leader, rapper utama, penari utama, vokalis, dan center grup TVXQ. Pria berusia 35 tahun ini lahir pada 6 Februari 1986. Yunho memperoleh 768 ribu suara dalam voting. 

5. Donghae SuJu

Donghae adalah vokalis utama, penari utama, dan sub-rapper grup Super Junior. Ia lahir pada 15 Oktober 1986 dan saat ini usianya 35 tahun. Donghae SuJu memperoleh 594 ribu suara dalam jajak pendapat. 

6. G-Dragon (BIGBANG)

G-Dragon merupakan pemimpin, rapper utama, vokalis, dan juga wajah grup BIGBANG. G-Dragon lahir pada 18 Agustus 1988 dan saat ini berumur 33 tahun. G-Dragon memperoleh 397 ribu suara dalam jajak pendapat. 

7. Changmin (TVXQ)

Changmin adalah vokalis utama dan juga maknae TVXQ. Changmin lahir pada 18 Februari 1988 dan saat ini berusia 33 tahun. Ia memperoleh 379 suara dalam voting. Changmin TVXQ berada di posisi 7. 

8. Yonghwa (CNBLUE)

Yonghwa merupakan leader, vokalis utama, gitaris, dan juga rapper grup CNBLUE. Ia lahir pada 22 Juni 1989 dan Yonghwa saat ini berusia 32 tahun. Yonghwa CNBLUE memperoleh 278 ribu suara dalam voting. 

9. Jin BTS

Jin adalah sub-vokalis dan visual grup BTS. Jin lahir pada 4 Desember 1992 dan kini umurnya 28 tahun. Jin BTS memperoleh 205 suara dalam voting. 

10. Taemin (SHINee/SuperM)

Taemin merupakan penari utama, vokalis, dan maknae SHINee serta penari utama, vokalis utama, dan juga center SuperM. Taemin lahir pada 18 Juli 1993 dan saat ini berusia 28 tahun. Taemin SHINee/SuperM memperoleh 143 ribu suara dalam jajak pendapat. 

Sementara itu, Institut Reputasi Perusahaan Korea pun mulai dari 18 Agustus hingga 18 September 2021, menganalisis dari 632 data yang saat ini mempromosikan idola K-Pop pria diberbagai bidang. Beragam bidang tersebut termasuk dalam data partisipasi konsumen, aktivitas media, komunikasi, aktivitas dari komunitas atau fanbase, dan masih banyak yang lainnya. 

Para idol tersebut menduduki 10 besar peringkat idol K-Pop pria terpopuler pada bulan September lalu. Peringkat 1 diberikan kepada Jimin BTS, kemudian disusul oleh Eunwoo ASTRO dan V BTS yang menduduki peringkat ketiga. Di peringkat keempat ada Jungkook BTS, disusul Jin BTS diperingkat lima. Taeyong NCT duduk di peringkat keenam, kemudian di peringkat ketujuh ada Doyoung NCT, SUGA BTS dan RM BTS berada di peringkat delapan dan sembilan. Dan Key dari SHINee mengisi peringkat kesepuluh. 



Korea Selatan Kembali ‘Menegur’ Pesawat China dan Rusia Yang Berada di Zona Pertahanan

 


Pada tahun 2019, pesawat militer milik Rusia dan Cina memasuki wilayah udara Korea Selatan secara bersamaan. Rusia dan Cina diketahui bekerjasama untuk meningkatkan stabilitas mereka, bekerja sama khususnya pada sistem pertahanan militer. Karena kejadian tersebut, Korea Selatan meluncurkan tembakan peringatan dengan jet tempur kepada pesawat militer Rusia dan China. Selain itu juga, Jepang ikut andil dalam pencemaran patroli tersebut. Kejadian ini sering dialami oleh pihak Korea Selatan dengan China dan Rusia.

     

       Kali ini di tahun 2021 pada Jumat, 19 November 2021 kemarin, terjadi kembali ketegangan antara Korea Selatan dengan China dan Rusia. Dua pesawat militer milik China dan tujuh pesawat militer milik Rusia masuk kembali ke zona identifikasi pertahanan udara Korea Selatan (KADIZ). Korea Selatan kembali menerbangkan jet tempur untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Hal ini dikonfirmasikan oleh Kepala Staf Gabungan (JCS) Korea Selatan yang mengatakan dua pesawat China dan tujuh pesawat Rusia tersebut berada di sekitar bagian timur laut KADIZ secara berturut-turut dan berada disana selama sepuluh menit sebelum akhirnya terbang menjauh. Meskipun pesawat-pesawat tersebut tidak melanggar wilayah udara Korea Selatan, namun pihak militer Korea Selatan tetap melakukan tindakan antisipasi. Diketahui pesawat militer China yang masuk kali ini adalah dua pesawat pengebom berjenis TU, sementara empat pesawat milik rusia merupakan jenis pesawat pengebom Sukhoi dan pesawat peringatan udara dengan sistem kontrol A-50.

         

   Berita korea dilansir dari laman SBS world, pihak China sendiri mengkonfirmasi permasalahan ini melalui saluran komunikasi hotline antara kedua negara tersebut dan mengatakan bahwa pesawat dari kedua negara tersebut sedang melakukan latihan rutin, sedangkan pihak Rusia belum menyampaikan tanggapan apapun mengenai hal ini. JCS juga mengatakan melakukan tindakan antisipasi tersebut dengan mengerahkan jet tempur F-15K dan KF-16 sebelum pesawat milik China dan Rusia masuk ke wilayah KADIZ. JCS juga menyampaikan penilaiannya terhadap permasalahan ini bahwa kejadian pesawat tersebut merupakan bagian dari latihan militer gabungan China dan Rusia. 

         

   Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Korea Selatan menegaskan dan mendesak agar kejadian masuknya pesawar China dan Rusia ke KADIZ untuk tidak terulang kembali di masa yang akan datang, sebab pesawat dari dua negara komunis tersebut kerap beberapa kali memasuki zona KADIZ dalam beberapa waktu tahun terakhir. Tidak hanya pada tahun 2019 saja, pada bulan Desember tahun lalu juga merupakan puncak dari permasalahan tersebut dimana Korea Selatan melepaskan beberapa tembakan karena 19 pesawat China dan Rusia dilaporkan masuk ke zona identifikasi pertahanan udara Korea Selatan dengan dalih yang sama.

         

   Isu ketegangan dari negara Korea dengan dua negara tersebut memang kerap menjadi masalah serius, sayangnya meskipun Korea Selatan telah beberapa kali memberikan ‘teguran’ akan tetapi dari negara China dan Rusia tidak pernah mengindahkan. Sejauh ini tercatat sejak tahun 2019 hingga 2021 pesawat militer dari kedua negara komunis tersebut kerap memasuki daerah KADIZ yang dikatakan sebagai bentuk Latihan militer rutin dari kedua pihak tersebut. Jika terus dibiarkan permasalahan ini dapat memperparah perselisihan antara negara Korea Selatan dengan China dan Rusia. Khususnya pada pihak Rusia yang sampai saat ini tidak memberikan komentar apapun mengenai permasalahan ini.