Pahami 6 Tips Memilih Flashdisk Demi Keamanan Data Anda

 


Tak bisa dipungkiri bahwa kemajuan teknologi, pada akhirnya membuat manusia membutuhkan perangkat seperti komputer dan gadget untuk mempermudah pekerjaan. Tak hanya menghasilkan output berupa data atau dokumen hasil pekerjaan. Namun juga bagaimana caranya agar data atau dokumen yang Anda miliki, dapat tersimpan dengan aman.

Tips Memilih Flashdisk

Salah satu cara efektif dalam menyimpan data atau dokumen, pastinya melalui perangkat komputer atau gadget. Tetapi apa jadinya jika ruang penyimpanan dalam perangkat tersebut sudah penuh? Alhasil Anda membutuhkan flashdisk sebagai sarana penyimpanan yang lain. Lantas bagaimana tips memilih flashdisk tersebut?

1.                  Ruang Kapasitas

Pastikan jangka waktu penggunaan flashdisk tersebut, apakah untuk jangka panjang ataukah sementara saja. Termasuk besaran data yang akan disimpan. Setelah itu barulah Anda memilih flashdisk dengan kapasitas yang sesuai. Sebab saat ini tersedia produk flashdisk dengan beragam kapasitas mulai dari terkecil hingga terbesar.

2.                  Ketangguhan

Agar tahan lama, maka Anda harus memilih flashdisk yang tidak mudah rusak atau hancur. Pilih pula flashdisk yang memiliki bahan casing anti air dan mampu menahan suhu ekstrim. Termasuk memiliki tempat tali agar tidak mudah hilang atau terjatuh.

3.                  Keamanan

Untuk menghindari kehilangan flashdisk dan resiko pencurian data, maka pilihlah produk yang memiliki sistem pengaman seperti password atau sidik jari. Sehingga jika flashdisk hilang, data tetap aman, karena tidak bisa diakses siapapun.

4.                  Sistem Garansi

Anda sebaiknya membeli flashdisk bergaransi produsen agar merasa nyaman jika ternyata produk tersebut cacat. Garansi ini memungkinkan Anda melakukan komplain kepada pihak produsen, jika flashdisk tidak sesuai dengan harapan.

5.                  Kecepatan

Teliti pula kecepatan transfer data dari flashdisk. Sebab jika flashdisk berkecepatan tinggi, tentunya hal ini tidak akan banyak membuang waktu Anda dalam transfer data. Dan tidak semua flashdisk berkapasitas besar, memiliki kecepatan tinggi. Sehingga membutuhkan kejelian saat membelinya.

6.                  Merk

Pilih merk flashdisk dengan kecepatan, kapasitas, keamanan, casing dan harga terbaik. Tak ketinggalan garansi pembelian yang pastinya sangat dibutuhkan. Agar Anda tidak salah pilih dalam membeli perangkat, yang akan dipergunakan menyimpan data hingga jangka panjang.

Berbicara tentang merek, Sandisk menjadi salah satu merek flashdisk yang paling banyak dicari. Sandisk yang merupakan anak perusahaan dari Western Digital, faktanya memiliki banyak keunggulan. Diantaranya kapasitasnya yang besar dan kecepatan cukup memadai. Harganya pun terbilang masih cukup terjangkau.

Seperti produk Sandisk favorit, yaitu Sandisk Ultra Dual Drive USB Type A dan C. Flashdisk yang terbilang murah dengan harga tidak sampai dua ratus ribu rupiah, namun berkapasitas hingga 128 GB, dan berkecepatan 150 MB/s. Selain itu dapat digunakan untuk memindah data ke berbagai jenis perangkat. Designnya pun simetris sehingga memungkinkan dipasang dalam posisi terbalik.

Itulah sekilas tentang tips memilih flashdisk yang perlu Anda ketahui. Dan pastikan Anda membeli flashdisk Sandisk sebagai perangkat penyimpanan data yang terpercaya.

Tomat ; Buah atau Sayur Menurut Definisi ?


Pada prinsipnya tomat merupakan salah satu makanan yang memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Tomat memiliki banyak vitamin dan nutrisi yang mampu memenuhi kebutuhan akan gizi manusia. Selain itu, tomat juga membantu menjaga tubuh dan menangkal beberapa penyakit kronis sebagai antioksidan, mengandung vitamin A, vitamin C, serta  mengandung serat beta karoten.

Perdebatan tomat apakah termasuk buah atau sayuran masih saja kerap terjadi di kalangan masyarakat. Definisi tomat bergantung pada siapa yang bertanya dan cara memanfaatkan tomat. Di dalam kamus ilmiah secara botanical, tomat merupakan kelompok buah karena sesuai dengan definisi buah yaitu bagian yang berkembang dari ovarium bunga yang dibuahi. Sementara sayuran adalah bagian tanaman yang bisa dimakan yang bukan buah.

Namun menurut pandangan ahli gizi, tomat merupakan kelompok sayuran karena kekurangan jumlah fruktosa (gula) seperti yang ditemukan di banyak buah-buahan lainnya seperti jeruk. Dari segi cara mengkonsumsi, tomat bisa dijadikn sebagai makanan penutup karena rasa manisnya walaupun tidak semanis buah yang lainnya. Tomat merupakan tanaman unggulan namun secara nutrisi tidak. Untuk memperjelas, sebaiknya kita mengenal terlebih dahulu apa itu buah dan sayur. Sebenarnya tidak hanya tomat yang menjadi perdebatan apakah termasuk buah atau sayur, namun juga pada mentimun, paprika, wortel dan jagung pun sama masih banyak diperdebatkan apakah termasuk buah atau sayur.

  • Apa itu Buah?

Buah-buahan adalah berisi ovarium tanaman benih yang pada umumnya berbunga. Buah-buahan cenderung memiliki profil rasa yang manis  karena mengandung fruktosa (gula). Selain itu, buah-buahan dapat langsung dikonsumsi tanpa harus dimasak terlebih dahulu.

Jenis Buah-buahan

1. Buah Tunggal

Contoh dari buah tunggal adalah, mentimun, jambu monyet, tomat, mangga, rambutan, apel, jeruk, pepaya, durian, jambu biji dan sebagainya.

2. Buah Ganda

Contoh dari buah Ganda salah satunya adalah sirsak.

3. Buah Majemuk

Contoh dari buah majemuk adalah jagung, nanas, nangka dan kluwih.

Apa itu Sayur ?

Sayuran merupakan tanaman yang seluruh bagiannya dapat dikonsumsi, mulai dari akar, batang hingga daunnya. Sebagian besar sayuran harus dimasak terlebih dahulu sebelum dikonsumsi, dan sayuran tidak banyak mengandung fruktosa (gula).

  • Jenis Sayuran

Berdasarkan bagian yang tumbuhnya, sayuran terbagi menjadi :

1. Sayuran daun ; kubis dan sawi

2. Sayuran akar ; wortel dan lobak

3. Sayuran batang ; rebung dan asparagus

4. Sayuran umbi ; kentang dan bawang

5. Sayuran bunga  ; bunga daun pepaya

6. Sayuran buah

7. Sayuran biji ; kacang merah dan kacang polong

Selain bagian yang tumbuhnya, sayuran terbagi berdasarkan lokasi tumbuhnya seperti tumbuh di daerah dataran tinggi, sedang atau rendah.

Perbedaan Buah dan Sayur

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), buah merupakan bagian tumbuhan yang berasal dari bunga atau putik (biasanya berbiji) sedangkan sayuran merupakan daun-daunan (seperti sawi), tumbuhan (tauge), polong atau bijian (kapri atau buncis), dan sebagainya yang dapat dimasak. Bagian pada tumbuhan seperti daun, batang maupun akar dikategorikan sebagai sayuran. Sedangkan bagian yang mengandung benih dari tanaman itu sendiri termasuk dalam kategori buah. Bagian biji bisa membedakan buah dan sayur, buah pada tanaman memiliki biji di dalam dan luar. Sedangkan sayuran salah kebalikannya, yaitu tidak memiliki biji.

Nah setelah mengenal apa itu buah dan sayur, kita bisa menyimpulkan sendiri apakah tomat buah atau sayur?